Definisi jurnalisme investigatif menurut Steve Weinberg adalah
“Reportase melalui inisiatif sendiri dan hasil kerja pribadi, yang
penting bagi pembaca, pemirsa dan pemerhati. Dalam banyak hal, subjek
yang diberitakan menginginkan bahwa perkara yang berada dalam
penyelidikan tetap tidak tersingkap.”
Contoh Investigasi :
Rider Movistar Yamaha, Valentino Rossi terkena penalti tiga poin
dan mesti start dari urutan paling belakang di MotoGP Valencia pada 8
November 2015, sebagai hukuman atas insidennya dengan Marc Marquez dari
Repsol Honda di lap ketujuh Sirkuit Sepang, MotoGP Malaysia, Minggu
(25/10/2015).
Rossi dan Marquez memang terlibat pertarungan
sengit selama berlangsungnya MotoGP Malaysia, di mana keduanya saling
salip. Namun, dalam tayangan ulang, Rossi terlihat menendang Marquez
sehingga menyebabkan rivalnya itu terjatuh dan tak melanjutkan balapan.
Berdasarkan
investigasi setelah balapan selesai, Rossi dinyatakan bersalah atas
insiden dia dengan Marquez. Pembalap asal Italia itu harus menerima
hukuman atas perbuatannya kepada Marquez, yang tidak lain merupakan
rider yang mengidolainya.
"Pengawas balapan memberikan Valentino
Rossi harus start dari posisi terakhir di MotoGP Valencia," tulis
pernyataan dalam akun Twitter resmi MotoGP, Minggu (25/10/2015).
Rider
Repsol Honda, Dani Pedrosa akhirnya memenangi balapan di MotoGP
Malaysia di Sirkuit Sepang, sedangkan Jorge Lorenzo dari Movistar Yamaha
finis di posisi kedua. Rossi sendiri tetap sah finis di posisi ketiga
balapan MotoGP Malaysia.
Terakhir, Lorenzo hanya tertinggal
tujuh poin dari Rossi di klasemen sementara kejuaraan dunia MotoGP 2015.
Balapan tahun ini tinggal tersisa satu seri lagi, yakni di Valencia
yang berlangsung pada 8 November 2015. (Win/Ian)*
referensi :
Steve Weinberg (1996), The Reporter's Handbook: An Investigator's Guide to Documents and Techniques
Visit Us>thanks for the useful article, improve it again
BalasHapus